Senin, 15 Juni 2009

Fourth Generation

Senin, 15 Juni 2009
sekali2 gw pengen rada serius nih guys, boleh kan???

lo smw yang pada melek teknologi, tentu udah pernah denger yang namanya Fourth Generation ato singkatnya disebut 4G... ato WiMax???
nah, pernah kepikiran ga' sih 4G itu apaan?? ato pernah beranggapan klo 4G ama WiMax itu beda ama 4G?

dulu sih gw emang mikirnya kyk gitu...
gw mikirnya klo 4G ama WiMax itu beda... yang bedain mereka tuh dari institusi yang ngasi standart...
ternyata tuh, setelah gw pelajarin lebih lanjut, anggepan gw itu salah...

jadi setelah gw bersemedi dan bertanya ama om google, gw baru tw klo 4G itu adalah sebuah generasi teknologi...
untuk varian teknologinya sendiri ada banyak, nah salah satunya itu ya WiMax itu sendiri...

4G sendiri punya karakteristik sendiri, full mobile, all IP environment, ama kecepatan akses tinggi hingga 1 Gbps, mantep ga' tuh...

klo lo mw tw lebih lanjut, langsung donlot file pdf-nya aja dah...
ini asli lo bikinan gw, waktu itu bwt tugas kuliah...

klo dijadiin referensi, jangan lupa bikin alamat blog gw yak di paper lo...
paper bisa didonlot di sini...

seep bwt smwnya

Minggu, 10 Mei 2009

VSTS dan TFS

Minggu, 10 Mei 2009
Dalam membangun sebuah software, basic yang diperlukan, seperti :
· Perancangan software dilakukan oleh orang-orang yang bekerja bersama
· Perancangan software merupakan aktivitas sosial
· Good process
· Good people
· Good tools

Tentang “good tools” dalam merancang sebuah software, terdapat beberapa software untuk memaksimalkan dalam perancangan software tersebut. Perusahaan Microsoft, mengeluarkan software yang diberi label Visual Studio Team System (VSTS) dan Team Foundation Server (TFS). VSTS merupakan software yang digunakan oleh anggota perancang software, baik itu system analyst, designer, developer, database professional, tester,dan lainnya. VSTS dapat menjalankan fungsinya sesuai dengan peran anggota yang menggunakan. Sedangkan TFS adalah software yang dijalankan di server. Fungsi dari software ini adalah sebagai tempat menampung seluruh pekerjaan yang telah diselesaikan team. TFS ini membuat seluruh pekerjaan menjadi lebih rapi karena seluruh pekerjaan disatukan pada server. Project manager dari sebuah project memiliki autentikasi untuk mengakses TFS pada server. Akses TFS itu terbatas, hal ini dimaksudkan agar orang-orang yang mengakses TFS adalah orang-orang yang berwenang.

Dalam mengembangkan sebuah software, dapat digunakan berbagai jenis metode sesuai dengan yang diinginkan oleh team pengembang software. Metode-metode tersebut salah satunya adalah seperti waterfall. Metode seperti ini merupakan proses pengerjaan project yang mengalir ke bawah (sotoy mode : on:D:D:D). Salah satu metode metode yang yang tidak direkomendasikan dalam perancangan software adalah metode HB atau yang lebih dikenal dengan “Hajar Bleh” metodologi. Metodelogi ini hanya mengedepankan “finish the project” (itu juga kalo selesai :D:D:D) tanpa memperhatikan kualitas dari software yang dihasilkan. Metodelogi lain adalah seperti extreme programming.

Team perancangan software yang ingin mengakses TFS, memiliki 3 level akses, yaitu :
1. Check out
Team perancang software hanya bisa mengakses project dari luar, tanpa bisa mengedit project yang telah disubmit di server
2. Check out, local check in
Team perancang software bisa mengakses project dan bisa mengedit dari luar, tapi hasil editan tidak bisa kembali disubmit ke server
3. Check out, check in
Akses ini memberikan wewenang kepada team perancang software untuk dapat mengakses, mengedit, dan men-submit kembali project hasil editan.
Inti dari penggunaan kedua software ini adalah untuk membuat perancangan software lebih prosedural. Pekerjaan tiap anggota team diselesaikan sesuai waktunya, dan seluruh pekerjaan dapat dimonitor lebih mudah.
 
free_up_ur_style © 2008. Design by Pocket